Selasa, 31 Januari 2017

12 Negara Penghasil Kopi Terbesar dan Terbaik di Dunia

Negara Penghasil Kopi Terbesar dan Terbaik Di Dunia - Anda penggemar kopi? Biasanya masyarakat mengkonsumsi kopi saat pagi atau siang hari. Dulu, hanya kaum adam yang umumnya menikmati kopi namun seiring berjalannya waktu, kaum hawa juga banyak yang menjadikan kopi sebgai minuman kegemaran mereka. Saat ini, ada yang menganggap bahwa hari mereka tak lengkap tanpa mengkonsumsi kopi, seorang karyawan dapat berenergi kembali setelah mengkonsumsi kopi, seorang seniman bisa mendapatkan inspirasi, bahkan seorang yang sedang berbincang-bincang di sebuah kafe juga merasakan ‘quality time’ nya dengan meminum kopi. 

Pecinta kopi memiliki ragam alasan mengapa begitu mencintai minuman hitam ini. Bisa karena aromanya yang menggoda, cita rasa yang tajam, ataupun sensasi kesegaran dan terjaga. Bahkan sebagian mereka mengaku tidak bisa jauh dari kopi. Namun tahukah anda negara mana sajakah yang merupakan negara penghasil kopi terbesar dan terbaik di dunia? Apa Indonesia juga termasuk di dalamnya? Berikut akan disebutkan 10 negara penghasil kopi terbesar dan terbaik di dunia.

 1  Brazil
Tak hanya kaya akan keindahan alam dan wisatanya, ternyata negara ini menjadi negara penghasil kopi terbesar dan terbaik di dunia pertama. Brazil memiliki lahan yang luas oleh karena itu menjadikannya sebagai produsen dan eksportir kopi paling besar di dunia. Masyarakatnya juga merupakan konsumer kopi terbesar kedua di dunia. Tanaman kopi di Brazil tumbuh dari Pernambuco utara hingga Parana di selatan. Brazil berhasil menyuplai 30% kopi di dunia dan mempekerjakan lebih dari 5 juta orang untuk memproduksi kopi.

Selama lebih dari 150 tahun, Brazil menjadi produsen kopi terbaik. Bahkan per tahunnya, Brazil memproduksi sekitar 54 juta karung kopi untuk kemudian didistribusikan ke seluruh dunia. 

 2  Kolombia
Kopi kolombia ini sangat kaya akan cita rasa yang begitu baik. Kopi-kopi terbaik di dunia berasal dari negara Kolombia karena pekerjanya mampu menjaga kualitas biji-biji kopi yang sedang dipanen. Kopi Kolombia sangat terkenal di dunia karena Kolombia sendiri merupakan salah satu produsen kopi terbesar dunia.

Tidak hanya itu, Kolombia juga memiliki kopi yang berkarakter dengan biji kopi yang berkualitas tinggi. Meski pada tahun 2014, perubahan iklim mengurangi produksi kopi, Kolombia tetap berperan dalam permainan kopi internasional. Kolombia merupakan negara penghasil kopi terbesar dan terbaik di dunia kedua setelah Brazil.

 Costa Rica
Negara yang letaknya di Amerika Tengah ini memiliki julukan “little Switzerland”. Biji-biji kopi terbaik dipilih dan diproduksi dengan pengolahan yang bagus, sehingga kadar asamnya halus menjadikan rasa kopi asal Costa Rica begitu enak. Rasa ini dapat dikeluarkan ketika kopi disajikan dengan menggunakan filter kopi atau coffee maker.

 4  Ethiopia
Negeri Ethiopia ini memproduksi kopi yang dipercaya unik bagi kalangan masyarakat, karena biji-biji kopinya dapat ditemukan dengan mudah seperti tumbuhan liar. Isu yang beredar bahwa kopi arabica berasal dari negara Ethiopia ini.

 5  Guatemala
Guatemala yang memiliki daerah pegunungan tinggi sangat cocok untuk menanam kopi. Ada hal yang unik demi mempertahankan kopi agar tidak beku pada musim dingin, para pekerja membakar sampah di dekat perkebunan sehingga asapnya menutupi permukaan biji kopi. Sehingga biji kopi tidak beku, hal ini juga yang menyebabkan ada rasa asap pada kopi tersebut. 

Pada tahun 2014, Guatemala memproduksi 210.000 kg biji kopi dan produksi itu cukup konsisten selama beberapa tahun terakhir. Biji kopinya yang terkenal adalah Guatemala Antigua, yang berkarakter kaya aroma, lezat, kekentalan tinggi, dan kadar asam tajam.

 6  Vietnam 
Pecinta kopi tentu tidak asing dengan Vietnamese Coffee yang memadukan kopi dan susu. Produksi kopi Vietnam dimulai sejak Prancis mengenalkan minuman kopi di Vietnam pada tahun 1857. Bahkan Vietnam menjadi negara berkembang produsen kopi yang cukup vital di Benua Asia. Setelah beras, kopi memainkan peran penting dalam perekonomian Vietnam. 
Kolombia 

 7  Indonesia 
Awalnya kopi diperkenalkan oleh kolonial Belanda, dimana setelah zaman kolonial, produksi kopi tetap dilanjutkan. Lebih dari 1 miliar hektar lahan di Indonesia ditanami kopi, dimana 90% pelakunya adalah petani kecil. Satu kopi Indonesia yang terkenal adalah Kopi Luwak yang diproduksi dengan metode unik. 
 8  Ethiopia
Negara ini kerap disebut sebagai tempat kelahiran kopi. Ceritanya seorang penggembala tak sengaja melihat kambing peliharaannya memakan tanaman kopi dan terlihat seperti bertenaga setelah memakannya. Adapun daerah itu bernama “Kaffa”, sementara pohonnya bernama “Kafa”, dimana kemudian dilafalkan menjadi “coffee” atau “kopi”. Di Afrika, Ethiopia menjadi produsen kopi terbesar dan di dunia, Ethiopia menempati 10 besar. 
 9  India 
Negara penghasil kopi terbesar dan terbaik di dunia berikutnya adalah India yang mulai memproduksi kopi sejak abad-17. Beberapa varietas kopi terkenal India adalah Monsoon Malabar dan Kopi Robusta. Sebanyak 80% produksi kopi India diekspor ke beberapa negara, terutama Eropa dan Rusia. 
 10  Honduras 
Honduras termasuk negara yang agriculture oriented, dimana kopi menjadi salah satu hasil bumi yang diandalkan dalam perekonomian. Namun karena kurangnya branding, teknis produksi, dan infrastruktur, eksporter Kopi Honduras sulit menaikkan harga. 
 11  Meksiko 
Di Amerika Serikat, Meksiko merupakan eksporter terbesar kopi Arabika berkualitas tinggi. Saat produksi kopi menurun selama rentang tahun 90-an sampai 2000-an, permintaan dari Amerika Serikat justru stabil dan membuat pasar kopi Meksiko pulih. Dari yang semula pada tahun 2005 hanya memproduksi 1,7 juta kantong, pada tahun 2014 produksi biji kopi Meksiko meningkat menjadi 4,0 juta kantong. 

 12  Uganda
Uganda merupakan salah satu produsen kopi di dunia, dimana pada tahun 2014 silam, produksi kopi Uganda mencapai 240.000.000 kg. Namun lantaran petani kopi tidak mengetahui cara pengelolaan kopi secara maksimal, harga kopi Uganda dibanderol dengan sangat murah. 

http://www.daftarmenarik.com/2016/03/12-negara-penghasil-kopi-terbesar.html

10 Negara Penghasil Kopi Terbesar dan Terbaik Di Dunia

10 Negara Penghasil Kopi Terbesar dan Terbaik Di Dunia
Ada yang menggemari kopi?
Pecinta kopi tentu memiliki banyak alasan untuk tersenyum ketika menyeruput minuman yang satu ini. Entah karena cita rasanya yang ‘tajam’, aromanya yang menggoda atau sensasi ‘segar’ dan ‘terjaga’ yang kita rasa. Karena itu, mereka pasti cukup kesulitan ketika berjauhan dengannya.
Beberapa orang bahkan mengaku tak bisa menghilangkan keberadaan kopi dalam kehidupan sehari-hari. Seorang seniman serasa mendapat inspirasi, seorang karyawan serasa bertenaga kembali atau beberapa orang yang tengah mengobrol serasa mendapat momen lengkap ketika mengisap kopi.
Namun tahukah kamu, negara mana saja yang menjadi produsen kopi terbaik di dunia ini? Apa negara kita, Indonesia, termasuk di dalamnya?
Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut ini kami sajikan list-nya khusus buat kamu. Jom!
1. Brazil.

Bagi para penyuka kopi, nama negara ini pasti langsung bercokol dalam pikiran. Memang, Brazil ini menjadi produsen kopi terbaik selama lebih dari 150 tahun. Mereka memproduksi kurang-lebih 54 juta karung kopi per tahunnya, dan kemudian disebar ke seluruh dunia untuk dinikmati para pelanggannya.
2. Kosta Rika

Pada tahun 1779, negara ini mulai memproduksi kopi. Mereka membeli kopi jenis arabica dari Ethiopia. Pemerintah Kosta Rika kemudian membuat suatu kebijakan yang menarik. Mereka memberi penawaran berupa ladang atau kebun untuk ditanami kopi oleh para petani. Kebijakan ini kemudian berhikmah besar. Kosta Rika jadi belajar banyak mengenai sistem penanaman kopi serta bagaimana menjaga kualitasnya. Kira-kira pada tahun 1829, hasil bumi berupa kopi ini malah melebihi produksi gula, cokelat dan tembakau. Sampai sekarang pun, kopi menjadi salah-satu sumber pendapatan tertinggi untuk negara ini.
3. Kolombia

Tak diragukan, Kolombia juga pasti masuk dalam daftar ini. Mereka memang termasuk salah-satu dari produsen kopi terbesar. Mereka juga memiliki kopi yang berkarakter. Lebih lagi, “kopi kolombia” juga terkenal dengan biji kopinya yang berkualitas tinggi.
4. Vietnam
Pada tahun 1857, Prancis mengenalkan minuman kopi ke negara Vietnam. Dari situlah, negara ini kemudian mulai memproduksi kopi. Mereka bahkan jadi negara berkembang penghasil kopi yang cukup vital di Asia. Pada abad 20-an awal, industri kopi yang semula kecil-kecilan terus tumbuh besar. Di tahun 2008, Reuters memperkirakan kalau Vietnam mengeksplor 1,13 juta ton kopi. Itu artinya, ekspor kopi langsung menduduki posisi kedua setelah beras.
5. Ethiopia
Ethiopia bahkan disebut-sebut sebagai “tempat lahirnya” kopi. Cerita beredar bahwa pohon kopi pertama kali ditemukan oleh seorang penggembala kambing. Ia tak sengaja melihat hewan peliharaannya memakan tanaman tersebut dan seperti terlihat bertenaga setelahnya. Kebetulan dia menemukannya di daerah yang bernama “Kaffa”. Pohonnya sendiri dinamai ‘kafa’, yang kemudian dilafalkan coffee atau kopi. Ethiopia kemudian menjadi produsen kopi terbanyak ke-7 di dunia, dengan 4 tipe utama proses produksi kopi mereka. Sementara di Afrika, Ethiopia menduduki posisi puncaknya. Setengah dari produk kopi mereka dinikmati oleh pribumi sendiri, sementara sisanya diekspor ke luar.

http://www.ngasih.com/2015/07/09/10-negara-penghasil-kopi-terbesar-terbaik-di-dunia/

Daftar 10 Negara Penghasil Kopi Terbesar di Dunia Yang Layak Diketahui

Bagi penggemar kopi, mengetahui daftar negara penghasil kopi terbesar di dunia sepertinya penting. Mengapa? Karena dengan tahu wilayah-wilayah yang memproduksi kopi kita bisa menemukan kopi dengan citarasa terbaik yang kita inginkan. Karena setiap daerah memiliki cita rasa tersendiri tentunya. Jika dipikir-pikir, tanaman kopi yang bernama latin Coffea sp. ini merupakan salah satu tanaman yang mengasilkan minuman terpopuler di dunia. Selain kopi kita tentu mengenal teh dan cokelat sebagai salah satu komoditas yang sering diperjual belikan dan menjadi produk minuman.
Jika kita lihat sejarahnya, tanaman kopi pertama kali dipopulerkan oleh bangsa arab. Jika anda orang jawa, sering mendengar istilah utak atik gathuk, nah kata orang kopi berasal dari kosakata arab al qohwah, yang ditransliterasikan menjadi kopi di bahasa Indonesia dan Coffee di bahasa Inggris. Adanya penjajahan oleh bangsa Eropa ke berbagai penjuru dunia membuat kopi menyebar dari Asia, Afrika hingga Amerika Latin.  Maklum, sejak jaman dahulu kopi menjadi komoditas yang digemari. Proses penjajahan khas kapitalisme akan menyedot kekayaaan secara maksimal negeri yang dijajah, termasuk dengan melakukan proses tanam paksa komoditas yang sebetulnya tidak begitu dibutuhkan oleh negara tersebut. Alhasil, dalam daftar 10 negara produsen biji kopi terbesar dunia ini bisa kita temukan mayoritasnya adalah negara-negara bekas jajahan orang Eropa, diluar memang negara tersebut cocok untuk tumbuh kembang tanaman perkebunan ini.
International Coffee Organization adalah salah satu badan yang membidangi kopi di dunia, organisasi ini salah satu tugasnya adalah mencatat volume perdagangan kopi. Saat ini ditemukan 4 jenis kopi yang menjadi komoditas jual beli, yaitu kopi arabika, kopi robusta, kopi liberika dan kopi excelsea. Namun jenis yang paling banyak adalah arabika dan robusta. Sehingga bisa kita katakan, jenis liberika dan excelsea adalah jenis kopi yang bisa kita abaikan dan langka. Saat ini terdapat lebih dari 50 negara penghasil kopi di dunia, dari situlah kita mendapatkan daftar 10 negara produsen kopi paling banyak.
Kopi diperdagankan secara internasional sejak abad 17, jika kita lihat timelineperkembangan peradaban. Pada masa itu memang masa kejayaan bangsa Eropa, mereka bisa menguasai sumber daya alam dari Asia, Afrika hingga Amerika. Wajar jika kopi menjadi komoditas global, sebagaimana rempah-rempah. Bahkan pernah menjadi komoditas terbesar kedua setelah minyak bumi. Meski saat ini tidak lagi berjaya sebagaimana dulu, namun kopi dalam bentuk bubuk, green bean maupun roasted bean tetap menjadi salah satu primadona hasil pertanian di berbagai negara. Berikut ini daftar 10 negara penghasil kopi terbesar di dunia tahun 2015, untuk tahun 2016, 2017, 2018, 2019, 2020 dan seterusnya, menurut hemat kami tidak akan terjadi perubahan berarti. Mengingat sistem negara bangsa saat ini yang relatif tidak ada perubahan luas wilayah yang signifikan antar negera satu dengan yang lain.
Brasil, Negara Penghasil Kopi No 1
Lansekap perkebunan kopi di negara bagian Minas Gerais, Brasil. (Foto: Wikimedia)
Meski produksi kopi Brasil mengalami penurunan pada tahun 2015, yaitu dari 2,7 juta ton ke 2,5 juta ton. Namun posisi negeri Samba ini tetap tak tergoyahkan dalam memproduksi kopi. Jadi bisa dibilang, selain terkenal dengan sepakbolanya ternyata negeri ini menyimpan kekayaan alam pertanian berupa kopi yang melimpah ruah. Brasil sudah mendominasi pasar ekspor dan menjadi penghasil kopi terbesar di dunia sejak 1830. Bahkan sebagain besar kopi arabika di dunia ini diproduksi oleh Brasil, mengingat 80% pertanian kopi di Brasil adalah kopi jenis arabika.
Brasil wajar menjadi negara no wahid dalam menghasilkan kopi di dunia, mengingat luas wilayahnya yang sangat luas, serta memiliki banyak tempat yang memiliki ketinggian cocok untuk tanaman kopi. Namun, meski menjadi penghasil kopi terbesar di dunia, penduduk miskin di negara ini tetap banyak, sebuah konsekuensi wajar dari peradaban kapitalisme, dimana kekayaan tetap akan disedot oleh para pemilik modal.
Vietnam, Negara Produsen Kopi No 2 di Dunia
Kita mungkin heran, bagaimana mungkin negara sekecil itu bisa menjadi negara penghasil kopi terbesar kedua di dunia. Padahal jika kita melihat di peta, luas wilayah Vietnam tidak ada apa-apanya dibanding Indonesia. Kami bukan menyulut api nasionalisme, karena penulis sendiri tidak sepakat dengan ide nasionalisme karena suatu hal. Namun yang pasti, ada perubahan mendasar dalam dunia pertanian di Vietnam yang layak untuk diadopsi di negeri ini.
Vietnam juga sebetulnya merupakan pemain baru dalam dunia kopi. Kopi dibawa oleh Prancis pada abad 19 (tentu sepaket dengan imperialisme), perkembangan kopi mulai menunjukkan grafik yang memuaskan pasca tahun 1975, selepas perang. Lebih menggila lagi mulai tahun 1990 an, dimana produksi kopi di Vietnam naik 20 sd 30% tiap tahunnya. Tahun 2015 saja, bangsa ini memproduksi 1,65 juta ton biji kopi, naik dari 1,59 juta ton biji kopi dari tahun 2014. Hal tersebut mengantarkan Vietnam menjadi negara penghasil kopi terbanyak no 2 di dunia. Wow
Kolombia, No 3 di Dunia
Petani di Kolombia merawat tanaman kopi. (Foto: McKay Savage/Flickr CC)
Pada tahun 1790, para misionaris dari Eropa mulai mengembangkan kopi. Tentu hal tersebut sepaket dengan penjajahan, dimana kita tahu penjajahan Eropa memiliki misi 3G (Gospel, Gold, Glory). Negara di bagian Amerika latin ini mulai bisa melakukan ekspor kopi semenjak tahun 1835 dan sejak saat itu, kopi menjadi komoditas andalan dan penting disana.
Setelah pada tahun 2014 memproduksi 800 ribu ton, pada tahun 2015 Kolombia mampu menaikkan produksi kopinya menjadi 815 ribu ton, sehingga menghantarkan menjadi negara produsen kopi terbesar ke3 di dunia. Sebuah upaya yang bagus untuk negara yang sering terdengar berita konflik dan pemberontakan disana.
Indonesia,  Terbesar Ke 4 Dunia.
Petani kopi robusta di Lampung, Indonesia. (Foto: Serikat Petani Indonesia)
Sama seperti kebanyakan negara lain, Indonesia dikenalkan kopi oleh Belanda saat proses penjajahan. Kepentingannya adalah untuk mengeruk pundi-pundi uang mengingat pada masa itu kopi menjadi komoditas yang populer di Eropa, bahkan hingga saat ini banyak kota yang memiliki peminum kopi terbesar di dunia berasal dari Eropa. Di awal abad ke 17 dikenalah yang disebut Kopi Jawa (Java Coffee), Belanda pada tahun 1669 mengenalkan jenis kopi arabika. Namun karena terkena penyakit kemudian diganti dengan kopi robusta. Hingga kini Indonesia memiliki prosentase 83% tanaman kopi jenis robusta, sisanya arabika dan sebagian kecil liberikan dan excelsa.
Ditahun 2014 berhasil memproduksi biji kopi 623 ribu ton, dan Alhamdulillah bisa naik menjadi 660 ribu ton pada tahun 2015 dan mengantarkan menjadi negara terbesar ke 4 dunia yang menghasilkan kopi. Tentunya prestasi ini masih bisa terus ditingkatkan kembali. Mengingat ketersediaan lahan yang masih luas serta adanya potensi pasar baik luar negeri maupun dalam negeri. Oh ya, kopi luwak yang harganya tinggi dan citarasanya khas itu juga ditemukan di Indonesia, ditemukan secara tidak sengaja pada saat zaman penjajahan Belanda.
Ethiopia, Produsen Kopi Terbesar Ke 5
Meski produksi kopinya menurun dari tahun 2014 ke tahun 2015, yaitu dari 397,5 ribu ton ke 384 ribu ton biji kopi. Namun negara dari benua hitam ini tetap menduduki peringkat 5 negara penghasil kopi di dunia. Menarik jika kita membicarakan negara Ethiopia dan kopi. Negara yang sering dikaitkan dengan kelaparan dan kemiskinan ini ternyata merupakan negara asal tanaman kopi jenis arabika atau Coffea Arabica.
Kopi menjadi barang dagangan penting sejak berabad abad silam. Orang-orang arab lah yang mempopulerkan minuman kopi ini hingga keberbagai penjuru tempat. Hingga akhirnya semakin populer saat masa imperialisme bangsa barat. Maka istilah kopi dan coffee dari bahasa arab al qohwah bisa jadi ada benarnya. Maka tak heran jika gelombang hijrah pertama para sahabat Nabi Muhammad SAW adalah ke Habasyah, nama lain dari Ethiopia pada masa itu.

https://grosirkopiluwakliar.wordpress.com/2016/08/30/daftar-10-negara-penghasil-kopi-terbesar-di-dunia/