Selasa, 31 Januari 2017

Daftar 10 Negara Penghasil Kopi Terbesar di Dunia Yang Layak Diketahui

Bagi penggemar kopi, mengetahui daftar negara penghasil kopi terbesar di dunia sepertinya penting. Mengapa? Karena dengan tahu wilayah-wilayah yang memproduksi kopi kita bisa menemukan kopi dengan citarasa terbaik yang kita inginkan. Karena setiap daerah memiliki cita rasa tersendiri tentunya. Jika dipikir-pikir, tanaman kopi yang bernama latin Coffea sp. ini merupakan salah satu tanaman yang mengasilkan minuman terpopuler di dunia. Selain kopi kita tentu mengenal teh dan cokelat sebagai salah satu komoditas yang sering diperjual belikan dan menjadi produk minuman.
Jika kita lihat sejarahnya, tanaman kopi pertama kali dipopulerkan oleh bangsa arab. Jika anda orang jawa, sering mendengar istilah utak atik gathuk, nah kata orang kopi berasal dari kosakata arab al qohwah, yang ditransliterasikan menjadi kopi di bahasa Indonesia dan Coffee di bahasa Inggris. Adanya penjajahan oleh bangsa Eropa ke berbagai penjuru dunia membuat kopi menyebar dari Asia, Afrika hingga Amerika Latin.  Maklum, sejak jaman dahulu kopi menjadi komoditas yang digemari. Proses penjajahan khas kapitalisme akan menyedot kekayaaan secara maksimal negeri yang dijajah, termasuk dengan melakukan proses tanam paksa komoditas yang sebetulnya tidak begitu dibutuhkan oleh negara tersebut. Alhasil, dalam daftar 10 negara produsen biji kopi terbesar dunia ini bisa kita temukan mayoritasnya adalah negara-negara bekas jajahan orang Eropa, diluar memang negara tersebut cocok untuk tumbuh kembang tanaman perkebunan ini.
International Coffee Organization adalah salah satu badan yang membidangi kopi di dunia, organisasi ini salah satu tugasnya adalah mencatat volume perdagangan kopi. Saat ini ditemukan 4 jenis kopi yang menjadi komoditas jual beli, yaitu kopi arabika, kopi robusta, kopi liberika dan kopi excelsea. Namun jenis yang paling banyak adalah arabika dan robusta. Sehingga bisa kita katakan, jenis liberika dan excelsea adalah jenis kopi yang bisa kita abaikan dan langka. Saat ini terdapat lebih dari 50 negara penghasil kopi di dunia, dari situlah kita mendapatkan daftar 10 negara produsen kopi paling banyak.
Kopi diperdagankan secara internasional sejak abad 17, jika kita lihat timelineperkembangan peradaban. Pada masa itu memang masa kejayaan bangsa Eropa, mereka bisa menguasai sumber daya alam dari Asia, Afrika hingga Amerika. Wajar jika kopi menjadi komoditas global, sebagaimana rempah-rempah. Bahkan pernah menjadi komoditas terbesar kedua setelah minyak bumi. Meski saat ini tidak lagi berjaya sebagaimana dulu, namun kopi dalam bentuk bubuk, green bean maupun roasted bean tetap menjadi salah satu primadona hasil pertanian di berbagai negara. Berikut ini daftar 10 negara penghasil kopi terbesar di dunia tahun 2015, untuk tahun 2016, 2017, 2018, 2019, 2020 dan seterusnya, menurut hemat kami tidak akan terjadi perubahan berarti. Mengingat sistem negara bangsa saat ini yang relatif tidak ada perubahan luas wilayah yang signifikan antar negera satu dengan yang lain.
Brasil, Negara Penghasil Kopi No 1
Lansekap perkebunan kopi di negara bagian Minas Gerais, Brasil. (Foto: Wikimedia)
Meski produksi kopi Brasil mengalami penurunan pada tahun 2015, yaitu dari 2,7 juta ton ke 2,5 juta ton. Namun posisi negeri Samba ini tetap tak tergoyahkan dalam memproduksi kopi. Jadi bisa dibilang, selain terkenal dengan sepakbolanya ternyata negeri ini menyimpan kekayaan alam pertanian berupa kopi yang melimpah ruah. Brasil sudah mendominasi pasar ekspor dan menjadi penghasil kopi terbesar di dunia sejak 1830. Bahkan sebagain besar kopi arabika di dunia ini diproduksi oleh Brasil, mengingat 80% pertanian kopi di Brasil adalah kopi jenis arabika.
Brasil wajar menjadi negara no wahid dalam menghasilkan kopi di dunia, mengingat luas wilayahnya yang sangat luas, serta memiliki banyak tempat yang memiliki ketinggian cocok untuk tanaman kopi. Namun, meski menjadi penghasil kopi terbesar di dunia, penduduk miskin di negara ini tetap banyak, sebuah konsekuensi wajar dari peradaban kapitalisme, dimana kekayaan tetap akan disedot oleh para pemilik modal.
Vietnam, Negara Produsen Kopi No 2 di Dunia
Kita mungkin heran, bagaimana mungkin negara sekecil itu bisa menjadi negara penghasil kopi terbesar kedua di dunia. Padahal jika kita melihat di peta, luas wilayah Vietnam tidak ada apa-apanya dibanding Indonesia. Kami bukan menyulut api nasionalisme, karena penulis sendiri tidak sepakat dengan ide nasionalisme karena suatu hal. Namun yang pasti, ada perubahan mendasar dalam dunia pertanian di Vietnam yang layak untuk diadopsi di negeri ini.
Vietnam juga sebetulnya merupakan pemain baru dalam dunia kopi. Kopi dibawa oleh Prancis pada abad 19 (tentu sepaket dengan imperialisme), perkembangan kopi mulai menunjukkan grafik yang memuaskan pasca tahun 1975, selepas perang. Lebih menggila lagi mulai tahun 1990 an, dimana produksi kopi di Vietnam naik 20 sd 30% tiap tahunnya. Tahun 2015 saja, bangsa ini memproduksi 1,65 juta ton biji kopi, naik dari 1,59 juta ton biji kopi dari tahun 2014. Hal tersebut mengantarkan Vietnam menjadi negara penghasil kopi terbanyak no 2 di dunia. Wow
Kolombia, No 3 di Dunia
Petani di Kolombia merawat tanaman kopi. (Foto: McKay Savage/Flickr CC)
Pada tahun 1790, para misionaris dari Eropa mulai mengembangkan kopi. Tentu hal tersebut sepaket dengan penjajahan, dimana kita tahu penjajahan Eropa memiliki misi 3G (Gospel, Gold, Glory). Negara di bagian Amerika latin ini mulai bisa melakukan ekspor kopi semenjak tahun 1835 dan sejak saat itu, kopi menjadi komoditas andalan dan penting disana.
Setelah pada tahun 2014 memproduksi 800 ribu ton, pada tahun 2015 Kolombia mampu menaikkan produksi kopinya menjadi 815 ribu ton, sehingga menghantarkan menjadi negara produsen kopi terbesar ke3 di dunia. Sebuah upaya yang bagus untuk negara yang sering terdengar berita konflik dan pemberontakan disana.
Indonesia,  Terbesar Ke 4 Dunia.
Petani kopi robusta di Lampung, Indonesia. (Foto: Serikat Petani Indonesia)
Sama seperti kebanyakan negara lain, Indonesia dikenalkan kopi oleh Belanda saat proses penjajahan. Kepentingannya adalah untuk mengeruk pundi-pundi uang mengingat pada masa itu kopi menjadi komoditas yang populer di Eropa, bahkan hingga saat ini banyak kota yang memiliki peminum kopi terbesar di dunia berasal dari Eropa. Di awal abad ke 17 dikenalah yang disebut Kopi Jawa (Java Coffee), Belanda pada tahun 1669 mengenalkan jenis kopi arabika. Namun karena terkena penyakit kemudian diganti dengan kopi robusta. Hingga kini Indonesia memiliki prosentase 83% tanaman kopi jenis robusta, sisanya arabika dan sebagian kecil liberikan dan excelsa.
Ditahun 2014 berhasil memproduksi biji kopi 623 ribu ton, dan Alhamdulillah bisa naik menjadi 660 ribu ton pada tahun 2015 dan mengantarkan menjadi negara terbesar ke 4 dunia yang menghasilkan kopi. Tentunya prestasi ini masih bisa terus ditingkatkan kembali. Mengingat ketersediaan lahan yang masih luas serta adanya potensi pasar baik luar negeri maupun dalam negeri. Oh ya, kopi luwak yang harganya tinggi dan citarasanya khas itu juga ditemukan di Indonesia, ditemukan secara tidak sengaja pada saat zaman penjajahan Belanda.
Ethiopia, Produsen Kopi Terbesar Ke 5
Meski produksi kopinya menurun dari tahun 2014 ke tahun 2015, yaitu dari 397,5 ribu ton ke 384 ribu ton biji kopi. Namun negara dari benua hitam ini tetap menduduki peringkat 5 negara penghasil kopi di dunia. Menarik jika kita membicarakan negara Ethiopia dan kopi. Negara yang sering dikaitkan dengan kelaparan dan kemiskinan ini ternyata merupakan negara asal tanaman kopi jenis arabika atau Coffea Arabica.
Kopi menjadi barang dagangan penting sejak berabad abad silam. Orang-orang arab lah yang mempopulerkan minuman kopi ini hingga keberbagai penjuru tempat. Hingga akhirnya semakin populer saat masa imperialisme bangsa barat. Maka istilah kopi dan coffee dari bahasa arab al qohwah bisa jadi ada benarnya. Maka tak heran jika gelombang hijrah pertama para sahabat Nabi Muhammad SAW adalah ke Habasyah, nama lain dari Ethiopia pada masa itu.

https://grosirkopiluwakliar.wordpress.com/2016/08/30/daftar-10-negara-penghasil-kopi-terbesar-di-dunia/

Artikel Terkait

Oldest Page